Mari cukupi kebutuhan para pahlawan negeri (Guru, Da'i, Veteran) dengan bantuan terbaik kita.

Berbagi Kebahagiaan bersama Info Kajian Jogjakarta

Update : 21 Oct, 2020

Sang Pahlawan Bangsa Yang Hampir Terlupa

Sahabat Dermawan, Berawal pada Tahun 2019 ACT (Aksi Cepat Tanggap) intens mengunjungi wilayah-wilayah tepian negeri di Indonesia untuk memaksimalkan ikhtiar membantu para Guru Honorer Prasejahtera serta para Da’i di pelosok tepian negeri.

Selama ini, telah banyak yang tergerak untuk membantu para korban terdampak bencana, krisis kemanusiaan, anak yatim dll. Harusnya begitupun dengan mereka para Guru dan Da’i dengan segala keterbatasannya tetap semangat mencerdaskan Bangsa melalui pendidikan, mengajarkan akhlak dan ilmu agama dengan penuh kesabaran, selayaknya Kita juga harus tergerak memuliakan mereka.

2efeeffa047e1565f0be978d840a8384.jpg

Tidak sedikit para pendidik di pelosok negeri ini berjuang berkilo-kilo meter dengan medan yang terjal hanya untuk mendidik segelintir siswa dengan honor yang tak sebanding dengan tugas dan resiko yang harus ia hadapi.

Taukah Sahabat, diantara mereka ada yang mengumpulkan sampah barang bekas untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarga mereka? Ada juga yang menjadi buruh tani, penjahit, tukang parkir, dll. Itu semua sering didapati tim Relawan ACT saat terjun di Lapangan.

“Gaji yang tidak seberapa mewajibkan mereka untuk berikhtiar lebih selain dari mengajar,” ungkap relawan ACT.

547e9d7a2506c28256572b10e8e4e881.jpg

Para Veteran, Dulu Pernah Berjuang Digaris Depan

Sahabat mungkin kita pernah menonton film-film perjuangan kemerdekaan, atau melihat Monumen-monumen pahlawan yang menghiasi Jalanan kota. Ada yang monumennya dengan gagah menunggang kuda, mengacungkan senjata, serta mengepal sebagai simbol perlawanan.

Mereka semua dulu adalah pahlawan besar, hingga bangsa ini mengabadikan sosoknya agar dikenang sepanjang masa, serta anak-anak hari ini dapat mengetahui siapakah para pejuang bangsa ini.

Namun, tahukah sahabat? diantara para pahlawan itu kini ada yang masih hidup, mereka dikenal sebagai VETERAN, barangkali perjuangannya tidak terkenal seperti pahlawan-pahlawan besar, namun begitu mereka semua adalah pasukan yang dulu dengan gagah berani memperjuangkan bangsa ini, ada yang sebagai infantri, pasukan artileri, hingga tenaga kesehatan.

644968bd8f04b5dd2c93f08856c370ac.jpg

Tentu usia mereka kini sudah menua, bahkan di Yogyakarta jumlah pahlawan Veteran kurang dari 2.000 jiwa, sebagian besar sudah wafat dengan meninggalkan penghargaan berupa Kemerdekaan yang kita nikmati kini.

Salah satunya Veteran Mbah Harjono, tinggal sebatang kara salah satu sudut Kota Jogja, sehari-harinya Mbah Jono menghabiskan waktu ditempat tidur karena kakinya sudah tidak bisa lagi digerakkan, bahkan untuk buang air ia sudah tidak lagi bisa ke kamar kecil tapi terpaksa memakai popok seperti bayi. Selama fase kemerdekaan, pertempuran di Kotabaru, Ambarawa, dan Wonosobo pernah ia ikuti.

126c055b793eaa093aef5401d57bc318.jpg

Di sepinya masa tua Mbah Jono menghabiskan hari dengan dengan mendengarkan radio tua miliknya, sembari menyimpan dengan rapi kisah-kisah perjuangannya di sebuah catatan buku dan foto hitam putih.

Sahabat, Mari bersama kita apresiasi dan muliakan para Pahlawan (Guru Honorer Prasejahtera, Da’i pelosok tepian negeri, dan para Veteran Bangsa) di negeri tercinta. Bersama ambil peran dengan mendukung kebutuhan hidup mereka.

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan

ACT Yogyakarta

Created 21 Oct, 2020 Yogyakarta Pangan

Rp 30,014 Terkumpul