Yuk, Patungan Wakaf Armada Truk Tangki, Bersama Atasi Kekeringan Ekstrem di DIY

WAKAF ARMADA TRUK TANGKI BANTU ATASI KRISIS AIR BERSIH DI GUNUNGKIDUL

Update : 10 Oct, 2020

Hampir sepanjang tahun ketika musim kemarau melanda, Kabupaten Gunungkidul tidak lepas dari bencana kekeringan dan krisis air bersih. Menjelang kemarau masyarakat biasanya mengandalkan sisa air dari sumur galian yang mulai keruh, atau mengambil air dari sungai dan bendungan yang airnya kadang sudah berwarna hijau karena berlumut.

Pada 2019 lalu, kekeringan yang melanda Gunungkidul sudah masuk pada kategori ekstrim, pasalnya hampir seluruh kecamatan mengalami permasalahan serupa yakni Kekeringan hingga krisis air bersih. Kala itu sandaran kebutuhan air bersih hanya berpangku pada bantuan pemerintah, atau beli air dari truk tangki swasta.

5da086726a09f77ed96026443c8fee79.jpg

Namun, Kondisi ekonomi di Gunungkidul yang masuk kedalam kedalam tingkat ekonomi prasejahtera menjadikan beban berat bagi masyarakat untuk membeli air dari truk tangki swasta. Situasi ribuan hektar lahan padi yang gagal panen karena kemarau juga menambah sederetan permasalahan ekonomi bagi warga Gunungkidul. Alhasil karena kebutuhan air adalah kebutuhan mendesak, kadang warga terpasak menjual ternak, perhiasan, bahkan ladang yang dimilikinya untuk sekedar membeli air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Per Oktober 2020, kekeringan di Gunungkidul mulai dirasakan dampaknya, sedikitnya 15 kecamatan telah meminta segera untuk dikirim bantuan air bersih (droping air). Sedikitnya warga sebanyak 129 ribu jiwa kondisinya sudah sangat membutuhkan bantuan air bersih.

Melalui Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT), droping air bersih telah dilakukan sejak tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2019 lalu tercatat droping air di Gunungkidul sudah melebihi 2,5 juta liter dengan menggunakan armada truk tangki bekas.

a9572dd59186fc5780f4946e7dd93c01.jpg

Saat ini, di ACT truk tangki yang beroperasi hanya satu unit, dengan kondisi armada yang sudah menua, serta sering mengalami kerusakan saat mengirim bantuan air bersih ke Gunungkidul karena medan yang terjal. Otomatis dengan kondisi armada yang seperti ini juga akan membahayakan drivernya juga serta bantuan yang tersalurkan tidak optimal.

Maka dari itu, Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY bersama masyarakat Gunungkidul menggalang kepedulian berupa dana Wakaf untuk pengadaan Humanity Water Truck (Truk Tangki Air) untuk dapat mensuplai kebutuhan air bersih setiap hari di Gunungkidul yang kondisinya sudah sangat mendesak.

Melalui armada wakaf ini insyaallah, pahala jariyah para pewakif akan terus mengalir sepanjang kebermanfaatan armada kemanusiaan ini dipergunakan untuk membantu saudara yang sedang kesusahan air bersih. Allahuakbar...!!!

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan

ACT Yogyakarta

Created 10 Oct, 2020 Indonesia Armada Kemanusiaan

Rp 500,000 Terkumpul