Yuk! Bangun sumur wakaf untuk wilayah kekeringan ekstrim di Gunungkidul agar warga dapat memenuhi kebutuhan air bersih.

Patungan Sumur Wakaf Bersama Muslimah Bergerak dan Inspiring Muslimah

Update : 12 Oct, 2020

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Sahabat, Setiap memasuki musim kemarau, ratusan Desa di Gunungkidul mengalami kekeringan dan krisis air bersih. Padahal selain untuk konsumsi sehari-hari, kebutuhan air bersih untuk sanitasi dan cuci tangan sangat diperlukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

وَأَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً بِقَدَرٍ فَأَسْكَنَّاهُ فِي الْأَرْضِ ۖ وَإِنَّا عَلَىٰ ذَهَابٍ بِهِ لَقَادِرُونَ

Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran; lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa menghilangkannya [QS Al-Mukminun : 18].

Berdasar data BPBD Gunungkidul saat ini wilayah dengan terdampak kekeringan paling parah adalah Kabupaten Gunungkidul dengan jumlah terdampak mencapai 129. 788 jiwa dan tersebar di 15 kecamatan (September 2020).

29009cfccf7a468b5a4c899497078335.jpg

Dengan rincian per Kecamatan Gedangsari 10.400 Jiwa, Girisubo 21.718 Jiwa, Ngawen 3.036 Jiwa, Nglipar 2.550 Jiwa, Paliyan 16.978 Jiwa, Panggang 19.315 Jiwa, Patuk 2.962 Jiwa, Ponjong 2.702 Jiwa, Purwosari 4.327 Jiwa, Rongkop 9.902 Jiwa, Saptosari 950 Jiwa, Semanu 1.244 Jiwa, Semin 1.192 Jiwa, Tanjungsari 20.071 Jiwa,Tepus 12.441 Jiwa.

Kekeringan yang melanda Gunungkidul ini merupakan kondisi kekeringan ekstrim, pasalnya secara topografi Gunungkidul merupakan wilayah dengan landscape perbukitan berbatu, serta di beberapa kecamatan disepanjang pesisir tidak memungkinkan untuk dibuat sumur, karena sulitnya mendapatkan sumber air, sehingga masyarakat tidak ada yang memiliki sumur secara mandiri.

Lebih lagi, data kekeringan yang tertera diatas adalah kondisi ekstrim dimana masyarakat di kabupaten Gunungkidul harus segera dibantu mendapatkan air bersih. Berdasarkan data kondisi kekeringan 2019 lalu, ribuan hektar lahan di Gunungkidul mengalami puso (gagal panen), di tengah kondisi ekonomi yang sulit tersebut masyarakat masih harus dipaksa untuk membeli air yang harganya ratusan ribu per tangki.

2f10ab31a61916ac1733f85430d791c6.jpg

Selain Gunungkidul biasanya pola kekeringan juga meluas hingga di Kabupaten Bantul terutama di daerah perbukitan seperti Kecamatan Dlingo dan Imogiri. Di Kabupaten Kulon Progo ketika musim kemarau melanda juga mengalami permasalahan serupa, tahun lalu sebanyak 8 Kecamatan juga terdampak kekeringan yaitu Kecamatan Samigaluh, Kalibawang, Kokap, Pengasih, Girimulyo, Panjatan, Lendah, dan Sentolo.

Sahabat Dermawan, Mungkin kita yang memiliki pendapatan lebih untuk membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan kita. Namun bagaimana rasanya jika dalam kehidupan kita, air yang menjadi salah satu kebutuhan paling penting dalam keseharian kita.

ec361e5defabe2bd50f58a0d93b5417c.jpg

Maka dari itu kami dari Muslimah Bergerak dan Inspiring Muslimah mengajak sahabat untuk patungan Bangun Sumur Wakaf di wilayah terpapar kekeringan sepanjang tahun seperti Gunungkidul. Sumur Wakaf selain sebagai aset amal jariyah yang terus mengalir, kebermanfaatannya juga nyata dirasakan untuk membantu masyarakat yang tengah dilanda krisis air bersih.

Salurkan Wakaf terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Wakaf Sekarang'
2. Masukan nominal Wakaf
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Wakaf'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan
Ayo ikut berkontribusi dengan menjadi fundraiser pada campaign ini.

ACT Yogyakarta

Created 07 Sep, 2020 Yogyakarta Wakaf

Rp 6,575,531 Terkumpul