Mualaf Bangun Mushola Sendirian, Bantu Perjuangan Pak Budi Hadirkan Mushola Pertama Dusun Jambu
Campaign Pilihan

Baru 7 bulan menjadi mualaf, Pak Budi sudah bertekad untuk menghadirkan cahaya Islam dengan membangun mushola pertama di Padukuhan Jambu meski harus seorang diri. Mari bantu kokohkan perjuangan Pak Budi membangun Musholla dengan wakaf terhebatmu!

Simpan

Mualaf Bangun Mushola Sendirian, Bantu Perjuangan Pak Budi Hadirkan Mushola Pertama Dusun Jambu

Target

0 0

0%
0 42 hari tersisa

Mualaf Bangun Mushola Sendirian, Bantu Perjuangan Pak Budi Hadirkan Mushola Pertama Dusun Jambu

Update : 06 Apr, 2022


Betapa Allah melimpahkan nikmatnya kepada kita, diantaranya dengan mudahnya akses tempat ibadah seperti masjid atau mushola.

Kita dapat dengan mudah menjalankan ibadah dengan nyaman di rumah Allah, dapat merasakan khusyu’ saat shalat berjamaah dan memanjatkan doa bersama saudara muslim lainnya.



Namun hal tersebut tak dirasakan oleh saudara muslim kita di Padukuhan Jambu, Dusun Sonyo. Padukuhan Jambu terletak di barisan perbukitan Menoreh wilayah utara Kabupaten Kulon Progo, berbatasan dengan wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Jalan di sana berupa perbukitan terjal dan rimbun pepohonan. Sebagian besar masyarakat Padukuhan Jambu bekerja sebagai buruh tani dan kuli bangunan. Masjid terdekat dari Padukuhan Jambu lokasinya sekitar 4 km.

Padukuhan Jambu ditempati oleh 14 kepala keluarga, diantaranya Pak Budi dan 3 kepala keluarga lainnya adalah muslim. Pak Budi bersama ketiga keluarga muslim lainnya sangat ingin melaksanakan shalat berjamaah, apalagi ketika bulan ramadhan. Besar harapan mereka dapat merasakan ibadah di tempat layak dan nyaman. Melihat kondisi ini, Pak Budi bertekad menghadirkan mushola pertama di Padukuhan Jambu.

Pak Budi, seorang mualaf sejak 16 Agustus 2021. Namun beliau sudah bersemangat mempelajari Islam sejak 3 tahun lalu dengan mengikuti berbagai ziarah dan pengajian. Bahkan sebelum resmi mengucapkan syahadat, Pak Budi sudah mengumpulkan uang untuk membangun mushola.

Sehari-hari Pak Budi bekerja sebagai kuli bangunan dengan penghasilan 70 ribu rupiah per hari. Meski selama pandemi Pak Budi jarang mendapatkan proyek, ia tetap berusaha menyisihkan sedikit uang untuk membangun mushola. Rencananya mushola akan diberi nama Mushola Nurul Huda yang berarti cahaya petunjuk.



Dengan kemampuan dan pengetahuan Pak Budi tentang bangunan, setiap hari beliau menyisihkan waktu dan tenaganya untuk membangun Mushola Nurul Huda. Seringkali pengerjaan mushola ini hingga tengah malam saking semangatnya Pak Budi membangun mushola.



Padukuhan Jambu yang berada di pelosok hutan membuat kendaraan tidak bisa sampai di lokasi pembangunan mushola. Pak Budi harus menempuh tangga tanah curam dan licin sekitar 200 meter sembari memanggul bahan bangunan yang diletakkan pada ember di kedua sisinya.

Yang menjadi semangat saya itu ketika membayangkan saya dan teman-teman muslim lainnya bisa sembahyang bersama di sini, bisa jamaah. Pas puasa bisa buka bersama, saya pengen belajar ngaji juga. Kalau kesana (masjid) jauh sekali, yang sudah tua yo ndak kuat jauh-jauh.” tutur Pak Budi.



Namun saat ini pembangunan mushola mengalami kendala dalam pendanaan. Uang yang disisihkan Pak Budi sudah mulai habis dah hanya cukup untuk membangun dinding dan atap.

Tadinya saya pengen bikin tempat buat imam mba, tapi dananya belum ada. Disini pengen ada karpet sajadah kayak di masjid itu dan tempat wudhu 5 kran, tapi ya nunggu dana dulu. Yang penting ada dinding dan atapnya biar nggak kehujanan hehe…” ungkap Pak Budi dengan penuh semangat kepada tim ACT-MRI Kulon Progo.

Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.” (HR. Ibnu Majah no. 738. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

Meski baru 7 bulan menjadi mualaf, Pak Budi bertekad menghadirkan cahaya Islam dengan membangun seorang diri mushola pertama di Padukuhan Jambu. Insya Allah, Aksi Cepat Tanggap Kulon Progo akan membantu pembangunan mushola tersebut sehingga saudara muslim di Padukuhan Jambu dapat beribadah dengan nyaman.

Mari bantu kokohkan perjuangan Pak Budi dengan wakaf terhebatmu melalui laman aksi ini!

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang